Selasa, 11 Maret 2014

Cara Termudah Budidaya Ikan Nila Merah Di Kolam Terpal

Bismillah...

Hi sob, jumpa lagi dengan info terbaru di farray room. Posting kali ini masih dalam kategori budidaya Ikan, akan admin bagikan informasinya tentang Cara Termudah Budidaya Ikan Nila Merah Di Kolam Terpal.

Budidaya Ikan Nila Merah Kolam Terpal

Variasi bisnis budidaya hewan/binatang memang bermacam-macam sob, salah satunya ya ini, budidaya nila merah. Dengan modal tidak terlalu besar, sobat pembaca bisa memulai untuk usaha budidaya ikan nila merah. Dan kita juga dapat memulainya dilingkungan sekitar tempat tinggal kita sendiri. Berikut ini beberapa tips dan trik yang dapat admin bagikan. Selamat membaca.

ikan nila merah

Cara Membuat Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

  1. Cari posisi tanah yang langsung terkena sinar matahari dan cukup luas untuk pembuatan kolam.
  2. Gali tanah sesuai dengan luas kolam yang anda inginkan dengan kedalaman ± 50 cm.
  3. Tanah hasil galian tadi digunakan untuk tanggul di sisi kolam dan dipadatkan supaya tanggul tersebut kuat lalu permukaan tanggul diberi batako / bata merah supaya permukaannya rata.
  4. Setelah penggalian selesai, selanjutnya dasar kolam diberi sekam secar merata.
  5. Terpal siap dipasang dan diisi air.
  6. Diatas terpal diberi batako / bata merah lagi supaya aman dan rapi. Hal ini dimaksudkan juga supaya terpal tidak gampang berubah posisi, terutama saat angin berhembus lumayan kencang.
Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila Merah


Tahap Pertama yaitu Persiapan Kolam

  • Pengeringan kolam.
  • Perbaikan pematang, saluran pemasukkan dan pengeluaran.
  • Pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2.
  • Pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2.
  • Pengisian air kolam.
  • Dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida.
  • Untuk mencegah hewan/ ikan lain masuk, maka dapat dipasang saringan pada pintu masuk air.
  • Masukkan air sampai kedalaman 80 – 150 cm, kemudian tutup pintu pemasukkan dan pengeluarannya, biarkan air tergenang.
  • Penebaran Ikan Nila dilakukan setelah 5 – 7 hari pengisian air kolam.

Tahap Kedua Menebar Benih Ikan Nila

Setelah tahapan proses persiapan kolam terlaksana dengan baik, maka pada hari yang kelima samapai hari ketujuh setelah masa pengisian air kolam dilakukan akan dilakukan penebaran benih ikan nila. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran benih ikan yang disebarkan hendaknya berukuran antara 8-12 cm atau dengan ukuran berat 30 gram/ekor dengan pada tebar sekitar 5-10 ekor/m2. Pemeliharaan ikan nila dilakukan selama 6 bulan atau hingga ukuran berat ikan nila sudah mencapai 400-600 gram/ekor.

Tahap Ketiga Cara Pemberian Makan Ikan Nila

  • Protein 20-30%
  • Lemak 70% (maksimal.)
  • Karbohidrat 63 – 73%
  • Pakanyaberupa hijau-hijauan diantaranya adalah : Kaliandra, Kalikina atau kecubung, Kipat, Kihujan

Tahap Keempat Cara Panen Ikan Nila

Masa pemanenan ikan nila sudah dapat dilakukan setelah masa pemeliharaan 4 – 6 bulan. Ikan nila pada usia 4-6 bulan pemeliharaan akan memiliki berat yang bevariasi, yaitu antara 400-600 gram/ekor. Bila ukuran berat dari masing-masing ikan dirasa belum maksimal, maka pemanenan bisa juga dilakukan dengan sistem bertahap, dimana hanya dipilih ukuran konsumsi (pasar). Pada tahap pertama dengan menggunakan jaring dan setiap bulan berikutnya secara bertahap.

Itulah sobat pembaca info terbaru farray room, semoga dapat memberikan tambahan pengetahuan buat sobat untuk memulai bisnis dibidang ini. Share juga ke yang lain, siapa tau mereka juga akan membutuhkan artikel diatas. Untuk bisnis budidaya yang lain, silahkan klik dalam kategori budidaya. Sekian dari admin, dan terima kasih atas kunjungannya.