Tiga Golangan Manusia Dalam Menghadapi Al-qur'an

Setiap orang terikat sesuai dengan amal perbutanya baik di dunia maupun di akhirat, lantas siapa saja tiga golongan itu? Saya pastikan, anda termasuk dari tiga golongan itu.

Al-qur'an di turunkan ke muka bumi ini sebagai tuntunan dan peringatan bagi umat manusia, namun dalam kenyataanya dari zaman Nabi sampai zaman sekarang ini, berbeda-beda cara menanggapinya, itu semua tidak bisa kita pungkiri, padahal Al-qur’an adalah sumber dari segala sumber ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini, lantas kenapa kebanyakan manusia tidak mau memperdalam dan mempelajari Al-qur'an, bahkan lebih memilih mempelajari ilmu-ilmu pengetahuan lainya, yang nyata-nyata ilmu pengetahuan itu sendiri bersumber dari Al-qur’an bagi yang mengerti dan mengetahui, ini adalah semata-mata hanya rekadaya syaitan yang menutupi kebenaran dengan kebaikan yang semu (sementara), supaya manusia-manusia menjauh dari Al-qur'an, dan pada akhirnya syaitan mempunyai banyak pengikut di neraka nanti, yang manusia itu akan dijadikan bahan bakarnya api neraka.

al-qur'an

Manusia dalam menghadapi Al-qur'an dapat di bagi menjadi tiga bagian yaitu yang pertama di sebut Golongan Mukminin, dan yang kedua di sebut Golongan Kafirun dan yang ke tiga di sebut Golongan Munafik.

1. Golongan Mukminin

Apakah anda termasuk dari golongan ini? 

Mukmin, yaitu orang yang menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan-laranganya yang biasa kita sebut  ialah orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta, jiwa dan raganya hanya kepada Allah.

Adapun Karakter Orang-orang Mukmin telah di sebut dalam Alqur,an dan apakah anda yang termasuk dalam karakter tersebut, mohon di baca pelan-pelan... Renungkan dalam hati anda, jangan sampai ada yang kelewat, karena ini penting !.

Firman Allah yang artinya :
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila di sebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila di bacakan pada ayat-ayat-Nya kepada mereka bertambah kuat imanya, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakkal” (Q.S Al-Anfal ayat 2).

Pernahkah anda ketika mendengarkan ayat Allah Al-qur’an, terasa bergetar hatinya dan meneteskan air mata ? Apa yang membuatmu bergetar ? apakah karena kemiskinanmu ataukah karena takut kepada Allah, atau takut siksa Allah ? mohon di jawab dalam hati saja.

Dan Allah berfirman dalam ayat yang lain, artinya :
"Orang-orang yang beriman, pria dan wanita, sebagian mereka menjadi penolong sebagian yang lain, mereka menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat".

Pernakah anda menolong saudaramu sendiri atau orang lain yang sedang dalam kesusahan ? dan beranikah anda menyuruh orang lain untuk berbuat baik seperti menyuruh shalat, membayar zakat, bersadaqah,dan lain-lain ? dan beranikah anda mencegah perbuatan jahat, ketika perbuatan jahat itu persis di hadapanmu?

Allah berfirman yang artinya :
“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman ,(yaitu) orang yang khusu’ dalam shalatnya, dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna” (Q.S.Al-Mukminuun ayat 1-3).

Pernahkah anda shalat dua raka’at yang benar-benar khusyu? Apakah anda sering membicarakan orang lain (Ghibah)? Itulah termasuk perkataan yang tiada berguna.

Allah berfrman yang artinya :
“Orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan denganya (ayat-ayat kami) mereka menyungkur sujud (maksudnya tunduk kepada Allah), dan mereka tidak menyombongkan diri” (Q.S. As-Sajdah ayat 15)

Pernakah anda ketika mendengar atau membaca ayat-ayat sajdah, lalu sujud karena takut kepada Allah? Dan tahukah anda ayat sajdah?

Semoga anda termasuk orang-orang yang di sebut di atas amin.

Kedudukan orang Mukmin di akhirat

Orang-orang yang di sebut dalam ayat tersebut di atas, telah di janjikan oleh Allah kelak di akhirat nanti, sesuai dengan Firman Allah yang artinya :

“Dan barang siapa beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan niscaya Allah akan menghapus kesalahan- kesalahanya dan memasukanya ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, itulah kemenangan yang agung” (Q.S. Al-Qiyamah ayat 22-23)

"Sungguh orang-orang yang bertaqwa berada dalam naungan (pepohonan syurga yang teduh) dan (di sekitar) mata air dan buah-buahan yang mereka sukai".(Q.S.Al-Mursalat ayat 41-42)

“Penghormatan mereka (orang-orang mukmin itu) ketika mereka menemuinya adalah “salam” (yakni salam sejahtra dari segala  bencana ) dan dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.” 
(Q.S. Al-Ahzab ayat 44).

2. Golongan Kafirun

Apakah anda termasuk dari golongan ini ? mohon di baca dengan khusyu sambil mengingat-ingat.

Allah berfirman yang artinya :

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah mahakuasa (pula) meciptakan yang serupa dengan mereka, dan dia telah menetapkan waktu tertentu (mati atau dibangkitkan ) bagi mereka, yang tidak diragukan lagi. Maka orang dzalim itu tidak menolaknya, kecuali dengan kekafiran” (Q.S. Al-Isra ayat 99).

"Sesungguhnya mahluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah orang-orang kafir, karena mereka tidak beriman" (Q.S. Al-Anfal ayat 55).

“Jika kamu kafir, (ketahuilah) sesungguhny Allah tidak memerlukanmu dan dia tidak meridhoi kekafiran hamba-hambanya” (Q.S. Az-Zumar ayat 7).

Inilah macam-macam orang Kafir :
  • Kafir Inkar ialah orang yang tidak mengetahui Allah.
  • Kafir Inad ialah oarang yang hatinya mengakui keberadaan Allah dan mengingkarinya secara lisan, namun tidak mau mematuhi perintah dan laranganya.
  • Kafir juhud ialah orang-orang yang mengenal Allah, namun tidak mengakuinya.
  • Kafir Nifak ialah orang yang mengakui Allah secara lisan, namun hatinya tidak, mereka adalah orang munafik.
Apakah anda ada di antaranya?

Allah berfirman yang artinya :
"Sesungguhnya orang-orang kafir itu sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, penglihatan mereka juga tertutup" (Q.S. Al-Baqarah ayat 6-7).

Nabi Muhammad salallahu ‘alaihi wassalam pernah di tegur oleh Allah, karena bersedih sebab orang-orang kafir tidak mau beriman, “Tugasmu hanya menyampaikan, akan tetapi hanya Allah yang akan memberi petunjuk, maka jangan bersedih hati”.

"Dan kepada orang kafir aku beri kesenangan sementara, kemudian akan aku paksa dia ke dalam azab neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali" (Q.S. Al-Baqarah ayat 126).

Semua perbuatan orang kafir pasti akan menerima balasan atas kekafiran mereka.

Allah berfirman yang artimya :

"Orang-oarang yang kafir menikmati kesenangan (dunia), dan mereka makan seperti hewan makan. Dan kelak nerakalah tempat tinggal bagi mereka" (Q.S. Muhammad ayat 12).

Orang kafir disamakan dengan hayawan.

Allah berfirman yang artinya :
"Dan apakah orang yang sudah mati lalu kami hidupkan dan kami beri dia cahaya yang membuatnya dapat berjalan ditengah-tengah orang banyak sama dengan oarang yang berada dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat keluar dari sana? Demikianlah dijadikan terasa indah bagi orang-orang kafir terhadap apa yang mereka kerjakan" (Q.S, Al-An’am ayat 122).

Orang kafir di dunia seperti orang tersesat yang tidak bisa kembali pulang kerumahnya.

Allah berfirman yang artinya :
“Sipakah yang dapat memberimu rizki jika dia menahan rizkinya,? Bahkan mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri (dari kebenaran)” (Q.S. Al-Mulk ayat 21).

Orang kafir tidak pernah sadar, bahwa hidup di dunia akan segera berakhir.

Allah berfirman yang artinya :
“Orang-orang yang kafir dari ahli kitab dan orang-oran musyrik, tidak menginginkan diturunkanya kepadamu suatu kebaikan dari tuhanmu" (Q.S Al-Baqarah ayat 105).

Orang non muslim sudah merasa paling benar, sehingga dia menutup diri sendiri dengan datangnya kebaikan yaitu Al-qur’an.

Allah berfirman yang artinya :
“Mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya (Q.S.Al-Hajj ayat 74).
Katakanlah hai Muhammad “Al-qur’an adalah petunjuk dan penyembuh bagi oraang-orang yang beriman, dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, dan Al-qur’an itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu (seperti ) orang-orang  yang dipanggil dari tempat yang  jauh”
(Q.S. Fushshilat ayat 44).

“Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan, dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat kami” (Q.S. An-Naba ayat 27-28).

"Dan orang-oran kafir itu senantiasa ragu terhadap Al-qur’an" (Q.S.Al-Hajj ayat 55).
 
Membebci kebenaran “Sungguh kami telah datang membawa kebenaran kepada kamu, tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu" (Q.S.Az-Zukhruf ayat 78).

Menghadapi sakaratul maut "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar" (Q.S.Al-Anfal ayat 50).
 
Penyesalan orang kafir “ya tuhanku, kembalikanlah aku ke dunia” (Q.S. Al-Mu’minuun ayat 99).  Maksudnya minta agar usia mereka diperpanjang.

Orang kafir bertambah menyesal ketika kiamat datang "Alangkah baiknya sekiranya dulu aku mengerjakan kebajikan untuk hidupku ini" (Q.S.Al-Fajr ayat 23-24)

Teman media ngaji terimakasih anda telah membaca, Baca teruss...

3. Golongan Munafik
 
Ciri-ciri orang munafik, apakah ciri itu ada pada anda ?

Pengertian orang munafik adalah orang yang mendustakan agama, ciri-ciri munafik garis besarnya adalah apabila berbicara berbohong, apabila berjanji mengingkari, dan apabila di percaya berkhianat.

Allah berfirman yang artinya :
“dan di antara manusia ada yang berkata, kami beriman kepada Allah dan hari akhir, padahal sesungguhnya mereka bukanlah orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri, tanpa mereka sadari". (Q.S. Al-Baqarah ayat 8-9)

Perilaku orang munafik di dunia digambarkan dalam Al-qur’an
 
Ingkar janji dan selalu berdusta
 
” Maka Allah menanamkan kemunafikan dalam hati mereka sampai pada waktu mereka menemuinya, karena mereka telah mengingkari janji yang telah mereka ikrarkan kepadanya, dan (juga) karena mereka selalu berdusta". (Q.S. At-Taubah ayat 77)

Mereka pura-pura beriman dan benci kepada orang yang beriman
 
“ apabila mereka berjumpa kamu , mereka berkata  “kami beriman” dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari karena marah dan benci kepadamu”. (Q.S Ali-Imran ayat 119)

Mereka gembira jika orang beriman mendapat bencana

"jika kamu memperoleh kebaikan, (niscaya) mereka bersedih hati, tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka gembira karenanya, jika kamu bersabar dan bertaqwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikitpun" (Q.S. Ali-Imran ayat 120).

Mereka suka berbuat kerusakan, apabila dikatakan pada mereka

"janganlah berbuat kerusakan di bumi” mereka menjawab “sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan” ingatlah sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari" (Q.S Al-Baqarah ayat 11-12).

Mereka menyuruh berbuat mungkar, dan melarang berbuat yang ma’ruf
 
“orang-orang munafik pria dan wanita, satu dengan yang lain adalah (mina), mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan mencegah perbuatan yang ma’ruf dan mereka menggenggam tanganya (kikir), mereka telah melupakan Allah, maka Allah melupakan mereka (pula)”
(Q.S. At-Taubah ayat  67).

Allah berkehendak kepada orang munafik dalam Al-qur’an Menghilangkan cahaya yang menyinari mereka

"perumpamaan mereka seperti orang yang menyalakan api, setelah menerangi sekelilingnya, Allah melenyapkan cahaya (yang menyinari) mereka dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat". (Q.S. Al-Baqarah ayat 17).

Allah Mengazab dan mengutuk mereka 

"Dan dia mengazab orang-orang munafik pria dan wanita, dan (juga) orang-orang musyrik pria dan wanita yang berprasangka buruk terhadap Allah, mereka akan mendapat giliran (azab) yang buruk, Allah swt murka kepada mereka dan mengutuk mereka serta menyediakan neraka jahanam bagi mereka". (Q.S Al-Fath ayat  6).

Menempatkan mereka di dasar neraka

"sungguh orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan paling bawah dari neraka, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka". (Q.S An-Nisa ayat 145).

Agar tidak menjadi korban kemunafikan, maka kita harus tidak menjadikan orang munafik sebagai pelindung, dan pemimpin, dan bersifat tegas kepada mereka.

Apakah anda termasuk orang yang di sebut  dalam ayat-ayat di atas dan bertobatlah!.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca semua... amin ya rabal’alamin.

0 Response to "Tiga Golangan Manusia Dalam Menghadapi Al-qur'an"

Posting Komentar